0
Dikirim pada 17 Mei 2013 di Sastra dan Humaniora

Hari Tanpa Melodi

 

-17 januari 2012-

 

mimpi itu datang lagi

mengacau jelang pagi                                   

walau pesan yang terkatakan

tak pernah ku raih dalam ingatan

hangat mentari mengikat

seperti biasanya hujankan hangat

tak terdengar embun

meski tirai awan kian terangkat

dan nyala mataku kian turun

ruangan tersegi apa-adaanya

tanpa angin riuh mengalun

di bawah langit biru hanya

entah kenapa, enggan ku bertanya

kenapa hari berputar maju?

padahal belum tentu asa setuju

sebentar saja terik melaju

sore pasang jingga dengan malas

naungi mimpi yang tak jelas

undang mimpi tak terhitung

Berapa era ku jalani

Tanpamu di hariku bersenandung

 

(Furqonaisha), jilid ke-4.



Dikirim pada 17 Mei 2013 di Sastra dan Humaniora
comments powered by Disqus
Profile

seperti angin yang menembus batas seperti air yang tak mengalir ke atas seperti api yang menghangatkan seperti bumi yang ingin menjadi pijakan bagi siapa yang pantas diangkasakan.. More About me

Page
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 381.438 kali


connect with ABATASA